Bulukumba — Pesantren Sains dan Teknologi Al-Madani Sinjai sukses menyelenggarakan kegiatan Tarhib Ramadhan dan Family Gathering Keluarga Besar Pesantren yang berlangsung selama dua hari, Senin–Selasa, 16–17 Februari 2026, bertempat di Pantai Panrang Luhu, Kabupaten Bulukumba.

Kegiatan ini diikuti oleh santri, wali santri, guru, karyawan, serta para pengasuh pesantren. Rombongan berangkat dari pesantren pada Senin pagi pukul 10.30 WITA dan tiba di lokasi sekitar pukul 12.30 WITA. Setibanya di lokasi, sebelum melakukan check-in kamar, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti pengarahan dari pimpinan pesantren sekaligus pembagian kamar yang dipandu oleh panitia.

Setelah menunaikan salat Ashar, para santri dan wali santri mengikuti kegiatan tadabbur alam dengan menikmati keindahan Pantai Panrang Luhu. Berbagai aktivitas dilakukan seperti bermain bola di tepi pantai serta menaiki banana boat. Suasana penuh keceriaan ini dinikmati hingga menjelang waktu Magrib.

Pada malam harinya, setelah Ishoma dan salat Isya berjamaah, seluruh peserta berkumpul di area villa untuk mengikuti kajian Tarhib Ramadhan. Kajian tersebut disampaikan oleh Dr. H. Ikhwan Bahar, M.Pd., Ketua Da’i Muda Bulukumba. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan pesan-pesan spiritual menyambut Ramadhan sekaligus memberikan motivasi kepada santri agar lebih menikmati proses belajar di pesantren serta tidak terlalu sering pulang atau meminta dikunjungi orang tua.

Kajian Tarhib Ramadhan berlangsung hingga pukul 22.30 WITA dan ditutup dengan penyerahan cenderamata oleh pimpinan pesantren kepada pemateri sebagai bentuk apresiasi.

Keesokan harinya, Selasa, 17 Februari 2026, setelah kegiatan olahraga pagi dan sarapan bersama, seluruh peserta mengikuti sosialisasi STIFin yang dilaksanakan di Masjid Al-Amir. Kegiatan ini diisi oleh Solver Alif dengan tema “Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Semangat Belajar dan Prestasi Anak Berdasar Potensi Genetik.” Sosialisasi ini memberikan banyak wawasan baru bagi para orang tua mengenai pentingnya memahami potensi anak dalam proses pendidikan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Tudang Sipulung Wali Santri dan Santri, sebagai forum diskusi terbuka antara pihak pesantren dan orang tua. Berbagai masukan disampaikan demi perbaikan bersama, khususnya terkait pembinaan dan kehidupan santri di pesantren.

Kegiatan Tarhib Ramadhan yang dirangkai dengan Family Gathering ini berakhir pada pukul 11.30 WITA dan ditutup langsung oleh pimpinan pesantren. Para wali santri mengapresiasi kegiatan ini sebagai sarana mempererat silaturahmi dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Santri merasa puas dengan pengalaman bermain di alam terbuka, sementara para orang tua semakin memperkuat ukhuwah, baik dengan sesama wali santri maupun dengan pihak pengasuh pesantren.

Pimpinan Pesantren Al-Madani Sinjai, Nur Najman Marzuki, menyampaikan terima kasih kepada seluruh wali santri atas dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa selain sebagai ajang rekreasi, kegiatan ini dirancang untuk memberikan nilai tambah berupa pengetahuan dan motivasi. Harapannya, peserta tidak hanya memperoleh kesenangan berwisata, tetapi juga pulang dengan bekal wawasan dan semangat baru dalam menyambut Ramadhan.

Bagikan :