Sinjai – Penilaian Sumatif Tengah Semester di Pesantren Sains dan Teknologi Al-Madani Sinjai berakhir hari ini, Selasa (1/10), setelah berlangsung selama 8 hari penuh dengan lancar dan tertib. Penilaian yang dimulai pada tanggal 23 September ini diikuti oleh seluruh santri dengan antusiasme dan semangat yang tinggi.
Mata pelajaran terakhir yang diujikan adalah Tafsir, dengan fokus pada tafsir ayat-ayat yang berkaitan dengan sains, khususnya tentang penciptaan alam semesta. Materi ini mendapat perhatian khusus karena menjadi salah satu pilar penting dari pendidikan berbasis sains dan agama yang diterapkan di Pesantren Al-Madani. Santri dituntut untuk mampu memahami dan menguraikan ayat-ayat Al-Qur’an yang berbicara tentang penciptaan alam, menghubungkannya dengan ilmu pengetahuan modern, serta menyajikan analisis yang mendalam tentang keselarasan antara wahyu dan sains.
Pimpinan Pesantren, Ustadz Nur Najman Marzuki, menyatakan kesenangannya atas kelancaran pelaksanaan penilaian yang baru dilaksanakan untuk pertama kalinya. “Alhamdulillah, penilaian sumatif tengah semester berjalan sukses. Meskipun pertama kali diadakan, namun semua santri menunjukkan keseriusan dalam mengikuti ujian, khususnya pada mata pelajaran Tafsir. Materi tentang penciptaan alam semesta memberikan pemahaman yang lebih luas bagi para santri tentang kebesaran Allah yang ditunjukkan melalui ilmu pengetahuan,” ujarnya.
Ujian Tafsir kali ini menuntut santri untuk menggali lebih dalam mengenai beberapa ayat yang berbicara tentang penciptaan langit dan bumi, seperti dalam Surah Al-Baqarah: 164 dan Surah Al-Anbiya: 30. Para santri diajak untuk merenungi bagaimana Al-Qur’an mengisyaratkan konsep-konsep ilmiah seperti teori Big Bang, pembentukan langit berlapis-lapis, hingga peran air sebagai sumber kehidupan.
Bagi santri, Ujian Tafsir kali ini sangat menantang dan juga memperkaya pemahaman mereka tentang hubungan antara Al-Qur’an dan ilmu pengetahuan. Santri belajar dan memahami bahwa agama dan sains tidak saling bertentangan, tapi saling melengkapi.
Penilaian sumatif ini merupakan salah satu langkah penting dalam proses evaluasi pendidikan di Pesantren Sains dan Teknologi Al-Madani. Dengan adanya penilaian yang berbasis integrasi ilmu agama dan sains, diharapkan para santri tidak hanya unggul dalam bidang ilmu agama tetapi juga mampu memahami dan berkontribusi dalam dunia sains dan teknologi di masa depan.
Ustadz Najman juga menambahkan bahwa hasil dari penilaian ini akan menjadi bahan evaluasi bagi para pengajar untuk terus menyempurnakan metode pengajaran. “Kami berkomitmen untuk memberikan pendidikan yang seimbang antara ilmu agama dan ilmu dunia, agar para santri siap menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks,” tutupnya.
Penilaian sumatif kali ini merupakan salah satu usaha Pesantren Sains dan Teknologi Al-Madani dalam menerapkan kurikulum berbasis integrasi ilmu agama dan sains, yang semakin membuktikan bahwa pesantren modern dapat menjadi pusat pendidikan unggulan yang melahirkan generasi penerus yang berakhlak mulia dan berpengetahuan luas.