Sinjai, 10 Oktober 2024 – Santri SMP Trensaintek Al-Madani Sinjai mengadakan praktikum pemanfaatan limbah dapur dalam pembuatan Pupuk Organik Cair (POC), sebagai bagian dari upaya mengembangkan kesadaran lingkungan dan kemandirian pangan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi para santri tentang pentingnya memanfaatkan limbah organik rumah tangga, terutama limbah dapur, yang kerap kali dianggap tidak berguna.

Praktikum ini didampingi oleh guru Biologi, Ustadzah Fitri Ramadhana, M.Pd. Dalam praktikum yang diadakan di area mini farm Al-Madani, Ustadzah Fitria memaparkan proses pembuatan POC secara detail, mulai dari pengumpulan limbah dapur seperti sayuran sisa, kulit buah, hingga sisa makanan organik lainnya. Limbah tersebut kemudian difermentasi dengan bantuan larutan mikroorganisme untuk menghasilkan pupuk cair yang kaya nutrisi bagi tanaman.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran santri dalam menjaga lingkungan dan memanfaatkan limbah rumah tangga. Selain itu, POC juga dapat digunakan untuk keperluan kebun pesantren, sehingga menghasilkan produk pangan yang lebih sehat dan alami,” ujar Ustadzah Fitria.

Para santri sangat antusias mengikuti setiap tahapan proses pembuatan POC. Mereka belajar bagaimana cara mengolah limbah organik yang ada di sekitar lingkungan mereka dengan cara yang mudah dan efektif. Praktikum ini juga mengajarkan keterampilan baru yang diharapkan dapat diaplikasikan di rumah masing-masing ketika pulang berlibur, sehingga dapat menciptakan keberlanjutan dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Banyak manfaat yang bisa dimbil dari pelajaran praktikum ini, salah satunya adalah santri mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya mengurangi sampah organik dan menjadikannya sesuatu yang bermanfaat. Sebelum praktikum diadakan, santri sama sekali tidak mengetahui jika limbah dapur bisa diolah menjadi pupuk. Namun setelah praktikum, mereka lebih peduli untuk tidak membuang sisa makanan begitu saja, karena ternyata bisa digunakan untuk membuat pupuk yang bagus buat tanaman.

Kegiatan ini merupakan pembelajaran di luar kelas dengan metode praktikum agar pengetahuan santri tidak terbatas pada teori saja, melainkan langsung dalam bentuk praktik, dan secara tidak langsung kegiatan praktikum ini memberikan dampak pada pembinaan kemandirian dan kepekaan sosial santri. Dengan adanya praktikum ini, diharapkan santri Al-Madani Sinjai tidak hanya menjadi lebih mandiri dalam memproduksi pupuk organik, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mempromosikan pola hidup yang lebih ramah lingkungan.

https://vt.tiktok.com/ZS2cbbgMq/

Bagikan :