Sinjai, 13 November 2024 – Dalam rangka mengasah kreativitas dan pemahaman tentang konsep fisika, santri Al-Madani hari ini melakukan eksperimen sains yang menarik di kelas, yaitu membuat mobil layar dengan memanfaatkan botol bekas yang ada di pondok. Percobaan ini tidak hanya mengajarkan ilmu fisika, tetapi juga memberikan pengalaman langsung tentang bagaimana konsep-konsep ilmiah dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan bahan sederhana.

Eksperimen tersebut bertujuan untuk mengkaji bagaimana massa mobil, ukuran layar, dan angin mempengaruhi kecepatan mobil layar. Santri mengukur tiga variabel utama dalam percobaan ini, yaitu; luas layar, massa mobil, dan kecepatan mobil yang dihasilkan. Dengan menggunakan rumus luas berbagai bentuk geometri trapesium, segitiga, dan persegi, mereka dapat menentukan ukuran layar yang optimal. Sementara itu, massa mobil diukur untuk mengetahui seberapa besar beban yang harus diatasi agar mobil dapat bergerak cepat.

Menurut hasil percobaan, didapati bahwa massa mobil dan ukuran layar memiliki pengaruh besar terhadap kecepatan mobil layar. Semakin ringan massa mobil, semakin cepat mobil dapat bergerak, karena hambatan geraknya lebih kecil. Selain itu, ukuran layar yang lebih besar juga dapat meningkatkan kecepatan mobil, karena layar yang lebih luas dapat menangkap lebih banyak angin untuk mendorong mobil. Namun, santri juga menemukan bahwa layar yang terlalu besar dapat menambah massa mobil, yang justru memperlambat laju mobil.

Kegiatan praktikum ini tidak hanya memperdalam pemahaman santri tentang konsep fisika, tetapi juga melatih mereka untuk berpikir kritis dan kreatif dalam menyelesaikan masalah. Melalui eksperimen ini, mereka belajar bahwa ilmu pengetahuan tidak hanya bisa dipelajari secara teori, tetapi juga bisa dieksplorasi melalui eksperimen langsung yang menyenangkan dan penuh tantangan. Kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi santri Al-Madani untuk terus berinovasi dan berkreasi dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan.

Bagikan :