Sinjai — Santri kelas 7A Pesantren Sains dan Teknologi Al-Madani melaksanakan kegiatan presentasi project coding yang telah mereka kerjakan selama beberapa minggu terakhir. Kegiatan ini menjadi pengalaman pertama bagi para santri mempresentasikan hasil karya coding mereka secara terbuka dan disaksikan langsung oleh orang tua atau wali santri melalui Google Meet.
Setelah mengikuti proses pembelajaran coding selama beberapa minggu, masing-masing santri mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan hasil karya terbaiknya. Proyek yang ditampilkan beragam, mulai dari game sederhana, animasi interaktif, hingga program berbasis logika yang menunjukkan pemahaman dasar algoritma dan pemecahan masalah.
Kegiatan ini dibimbing langsung oleh guru pendamping Coding, Ustadzah A. Sriwana, S.Pd. Dengan penuh kesabaran dan ketelitian, beliau mendampingi para santri sejak tahap perencanaan, proses pembuatan, hingga tahap presentasi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengukur kemampuan santri dalam memahami konsep coding secara komprehensif, sekaligus melatih keberanian dan keterampilan komunikasi mereka dalam menyampaikan hasil karya di depan publik.
Menariknya, presentasi ini tidak hanya disaksikan oleh guru dan sesama santri, tetapi juga oleh pimpinan pesantren serta orang tua/wali santri secara daring. Hal ini memberikan pengalaman berbeda bagi para santri karena mereka belajar mempertanggungjawabkan karya mereka di hadapan audiens yang lebih luas.
Dalam sambutan penutupnya, Pimpinan Pesantren Sains dan Teknologi Al-Madani, Ustadz Nur Najman Marzuki, M.A., menyampaikan apresiasi atas usaha dan keberanian para santri. Beliau juga memberikan motivasi agar santri yang proyeknya belum selesai dapat segera menyempurnakannya.
“Project game yang sedang dibuat ini nantinya akan dipresentasikan secara final pada akhir bulan Ramadhan, sebelum perpulangan libur Idul Fitri. Maka manfaatkan waktu yang ada untuk menyempurnakan karya terbaik ananda,” pesan beliau.
Kegiatan ini menjadi langkah awal yang sangat positif dalam membangun budaya ilmiah dan teknologi di lingkungan pesantren. Tidak hanya mengasah kemampuan berpikir logis dan kreatif, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab, percaya diri, serta semangat berkarya sejak dini.