Sinjai – Dalam rangka memaksimalkan keutamaan bulan suci Ramadhan, para santri Pesantren Sains dan Teknologi Al-Madani mengikuti kegiatan i’tikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadhan. Kegiatan ini dilaksanakan di masjid Darul Mawaddah mulai pukul 02.00 hingga 04.00 dini hari dengan pendampingan langsung oleh para ustadz.

Selama waktu tersebut, para santri berdiam di masjid untuk melaksanakan ibadah malam 21 Ramadhan. Kegiatan yang dilakukan antara lain shalat lail secara berjamaah maupun sendiri-sendiri, serta tadarus Al-Qur’an. Suasana masjid yang tenang di waktu malam menjadikan para santri dapat beribadah dengan lebih khusyuk.

I’tikaf merupakan ibadah berdiam diri di masjid dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dalam tradisi Islam, i’tikaf sangat dianjurkan pada sepuluh malam terakhir Ramadhan karena pada malam-malam tersebut terdapat malam yang sangat istimewa, yaitu Lailatul Qadar, malam yang nilainya lebih baik daripada seribu bulan.

Melalui kegiatan ini, para santri dilatih untuk membiasakan diri memanfaatkan waktu-waktu terbaik di bulan Ramadhan dengan ibadah. Selain meningkatkan kedekatan kepada Allah SWT, kegiatan i’tikaf juga menjadi sarana pembinaan spiritual dan kedisiplinan bagi para santri.

Setelah menjalani rangkaian ibadah malam, tepat pada pukul 04.00 dini hari para santri kemudian menikmati santap sahur bersama sebelum melanjutkan aktivitas ibadah Subuh. Kebersamaan dalam sahur tersebut menjadi penutup kegiatan i’tikaf setiap malam yang penuh dengan suasana kebersamaan dan semangat beribadah.

Bagikan :