Sinjai, 15 September 2024 – Kunjungan besuk wali santri (lebih dikenal dengan istilah mudhif) di Pesantren Sains dan Teknologi Al-Madani Sinjai yang diadakan setiap hari Ahad menjadi momen yang dinantikan oleh para santri dan orangtua mereka. Setiap pekan, pesantren baru yang mulai dikenal dengan program pendidikan agama dan saintek ini membuka kesempatan bagi keluarga untuk mengunjungi anak-anak mereka, menciptakan suasana keakraban dan mempererat hubungan kekeluargaan.
Sejak diberlakukannya kunjungan setiap Ahad, Pesantren Sains dan Teknologi Al-Madani Sinjai terlihat lebih hidup dengan kehadiran para wali santri yang datang dari berbagai daerah. Mereka datang untuk memberikan dukungan moral dan motivasi kepada anak-anak mereka yang tengah menuntut ilmu di pesantren. Momen ini dimanfaatkan oleh wali santri untuk berdiskusi tentang perkembangan pendidikan anak-anak mereka serta memberikan kebutuhan pribadi yang diperlukan.
Kunjungan ini berlangsung dengan penuh keteraturan, di mana pihak pesantren telah menetapkan prosedur kunjungan untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban. Setiap wali santri diwajibkan mengikuti aturan yang telah ditetapkan, seperti waktu kunjungan yang terbatas, standar pakaian muslim yang dipakai, dan lain sebagainya.
Menurut salah satu wali santri, kunjungan besuk yang dibuka setiap hari Ahad sangat berarti bagi mereka. “Kami merasa tenang dan bahagia bisa bertemu dengan anak-anak kami, meskipun hanya sebentar. Ini menjadi momen penting bagi kami untuk memberikan semangat kepada mereka dalam menjalani pendidikan di pesantren,” ujarnya.
Pihak Pesantren Al-Madani juga menyampaikan bahwa kunjungan wali santri ini bukan hanya sebagai bentuk dukungan moral, tetapi juga sebagai sarana evaluasi perkembangan anak dari sisi mental dan spiritual. “Kami berharap kunjungan ini bisa memperkuat hubungan antara santri dan orang tua serta mendukung perkembangan pendidikan mereka baik secara akademis maupun spiritual,” ujar salah satu pengasuh pesantren yang bertugas di meja informasi.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para santri tetap termotivasi dalam menuntut ilmu dan para wali santri semakin yakin bahwa anak-anak mereka berada di lingkungan yang mendukung untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.