Sinjai, 12 Rabiul Awal 1445 H (16 September 2024 M) – Dalam rangka mengisi hari libur Maulid Nabi Muhammad SAW, para santri dari Pesantren Sains dan Teknologi Al-Madani Sinjai mengadakan kegiatan Refleksi Maulid di Pantai Marannu, Sinjai Timur. Acara ini diikuti oleh seluruh santri, pengasuh pesantren, serta pengunjung pantai yang sedang berlibur.
Kegiatan ini diawali dengan acara seremonial bersama di bawah teduhnya pohon kelapa di tepi pantai, menciptakan suasana penuh khidmat dan ketenangan. Pembacaan ayat suci al-Qur’an yang menggema diiringi angin pantai menambah syahdu acara tersebut. Para santri tampak khusyuk mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang dihadiri langsung oleh Ustadz Nur Najman Marzuki, M.A., pimpinan dan pengasuh pesantren Al-Madani.
Dalam refleksi Maulid kali ini, Ustadz Najman menyampaikan dan mengingatkan tentang pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam dunia modern yang dipenuhi tantangan. “Sebagai santri, kalian harus selalu menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai role model dalam bersikap, baik kepada teman, guru, maupun masyarakat. Akhlak mulia adalah cerminan dari kecintaan kita kepada Rasulullah,” ujarnya.

Acara ini juga diisi dengan penampilan santri dan tadabbur alam. Para santri dengan percaya diri tampil membawakan puisi, pidato dan nasyid yang keseluruhannya bertemakan tentang kehidupan Rasulullah SAW. Para santri juga diajak untuk merenungkan kebesaran Allah SWT melalui keindahan alam Pantai Marannu dengan berenang dan bermain bola pantai.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Ardiansyah, salah satu pembina santri. Beliau berharap, melalui peringatan Maulid ini, para santri semakin kuat dalam meneladani Nabi dan tetap semangat menimba ilmu sebagai bekal di masa depan.
Kegiatan refleksi ini juga menjadi ajang silaturahmi antar santri dan pengasuh, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di antara mereka. “Kami berharap acara seperti ini bisa terus dilaksanakan di masa-masa mendatang, karena selain mengingatkan kami kepada Nabi, kegiatan ini juga mempererat hubungan kami dengan alam dan sesama,” kata salah satu santri, Khairul Wafai.
Dengan latar belakang Pantai Marannu yang indah, refleksi Maulid Nabi kali ini memberikan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Mereka pulang dengan semangat baru dan tekad untuk terus meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.