Sinjai, – Pesantren Al-Madani sukses melaksanakan kegiatan Arabic Bootcamp selama dua hari, dengan tema “Dari Santri untuk Dunia, Menguasai Bahasa Menjelajahi Dunia”, yang dimulai pada tanggal 8 hingga 9 Nopember 2024. Kegiatan intensif yang diadakan dengan tujuan untuk memperdalam kemampuan bahasa Arab para santri melalui pendekatan belajar yang interaktif dan menyenangkan ini ditutup pada sabtu malam, 9 Nopember 2024. Selama dua hari penuh, para santri mengikuti berbagai sesi pembelajaran bahasa Arab, mulai dari Wawasan sejarah dan peradaban bahasa Arab, kecakapan berbicara dan meluis dalam bahasa Arab, urgensi bahasa Arab, hingga motivasi berbahasa untuk menjelajahi dunia yang dipandu oleh para tutor berpengalaman.
Menurut para peserta yang terdiri dari santri Al-MAdani, materi yang disampaikan oleh tutor dapat diterima dengan baik dan efektif, membuat mereka semakin percaya diri menggunakan bahasa Arab. Para santri mengakui bahwa materi yang diberikan selama Bootcamp memberikan wawasan baru dan pengalaman berbeda yang sangat berharga dalam mempraktikkan bahasa Arab secara langsung. Penggunaan bahasa Arab dalam percakapan sehari-hari selama kegiatan juga membantu para santri mengembangkan keterampilan berbahasa mereka secara alami dan efektif.
Dalam sambutan penutupan acara, Pimpinan Pesantren Al-Madani, Nur Najman Marzuki, M.A., mengungkapkan kebahagiaannya atas keberhasilan Arabic Bootcamp yang pertama kalinya diadakan si pesantren Al-Madani. Ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut berlangsung sukses sesuai dengan rencana, dan menunjukkan antusiasme para santri yang tinggi dalam belajar bahasa Arab. Kesuksesan acara ini merupakan keberhasilan dari semua pihak yang mendukung dan terlibat di dalam kepanitian. “Semoga kegiatan-kegiatan selanjutnya dapat berjalan dengan baik. Tidak ada yang sempurna, namun dalam ketidaksempurnaan itulah kita menemukan semangat untuk terus memperbaiki diri dan menjadi lebih baik,” ujarnya.
Acara penutupan Bootcamp semakin meriah dengan penampilan kreatif dari para santri yang semuanya disampaikan dalam bahasa Arab. Beberapa santri menunjukkan kemahiran mereka melalui Al-Khitobah al-Mimbariyah (pidato) yang disampaikan oleh Ananda Afnan Alif, pembacaan puisi yang dibawakan oleh Khairul Wafai, Taqdimul Qishshoh yang diperagakan oleh ananda Andi Rashya M.G., dan penampilan kekompakan melalui cerita bersama oleh santri All Star. Setiap penampilan ini tidak hanya menunjukkan kemampuan bahasa Arab para santri tetapi juga menampilkan bakat mereka dalam seni dan budaya yang mendalam.
Di akhir acara, tidak ketingalan pula pembagian hadiah bagi lima santri, mulai yang terdisiplin hingga yang terbaik. Kali ini penghargaan peserta terbaik untuk semua kategori dengan bangga diraih oleh ananda Hanif Thufail. Penutupan Arabic Bootcamp ini memberikan kesan mendalam bagi seluruh peserta dan menjadi motivasi bagi pesantren Al-Madani untuk terus mengadakan program serupa di masa mendatang. Dengan program-program seperti ini, diharapkan para santri semakin mahir berbahasa Arab dan siap menghadapi tantangan global dengan bekal keterampilan yang mumpuni sehingga tema “Menguasai bahasa Menjelajahi Dunia” betul-betul tercapai di masa mendatang.